masukkan script iklan disini
Lentera Online || Pangkalpinang
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus melakukan pembenahan hunian sebagai langkah penguatan pengawasan, penataan fasilitas, serta pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembersihan dan penertiban secara menyeluruh di seluruh blok dan kamar hunian Warga Binaan, Rabu (30/9).
Penertiban dilakukan dengan memeriksa dan merapikan barang, fasilitas, serta instalasi di kamar hunian. Petugas menertibkan kawat gantungan dan tali yang tidak terpakai, merapikan instalasi listrik, serta mengeluarkan barang dan peralatan yang menumpuk. Selain itu, perlengkapan makan dan jumlah pakaian Warga Binaan ditata sesuai ketentuan untuk menjaga hunian tetap bersih, rapi, aman, dan nyaman.
Kepala Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengatakan penertiban hunian dilakukan untuk memperkuat keamanan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertata guna mendukung proses pembinaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kondisi kamar tetap aman, bersih, dan tertib. Warga Binaan juga diharapkan ikut menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab selama menjalani pembinaan,” ujar Febie.
Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Pangkalpinang, Ade Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan melibatkan seluruh petugas Lapas dan dilaksanakan secara menyeluruh pada seluruh blok hunian.
“Yang kami tertibkan bukan hanya barang-barang yang tidak diperlukan, tetapi juga fasilitas dan instalasi yang perlu ditata. Kami ingin setiap kamar dalam kondisi yang terkontrol dan tidak ada barang yang menumpuk atau berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,” tegas Ade.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyuluhan kesehatan dari Klinik Pratama Lapas Pangkalpinang. Penanggung Jawab Klinik Pratama Lapas Pangkalpinang, dr. Nanda Farah Dina, mengingatkan Warga Binaan untuk menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga dan berjemur secara rutin.
Ia juga mengajak Warga Binaan mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi kebutuhan air putih, serta menjaga kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun. Selain kesehatan fisik, perhatian terhadap kesehatan mental juga diperlukan dengan membangun pola pikir yang positif.
“Menjaga kesehatan bisa dimulai dari kebiasaan sederhana. Rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, cukup minum, dan menjaga kebersihan perlu dilakukan setiap hari. Kami juga mengingatkan untuk mewaspadai gejala chikungunya seperti demam, nyeri sendi atau tulang, sakit kepala, dan mual. Jika mengalami keluhan, segera sampaikan kepada petugas kesehatan,” ujar dr. Nanda.
Ke depan, Lapas Pangkalpinang akan melanjutkan pengawasan dan penataan hunian secara berkala, termasuk melalui razia rutin setiap minggu. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban sekaligus mendorong Warga Binaan turut menjaga lingkungan hunian selama menjalani pembinaan. (kp)
