• Jelajahi

    Copyright © Lentera Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Polisi Datangi TKP Dugaan Pembunuhan di Kampung Okomo, Korban Meninggal Dunia

    Selasa, 10 Maret 2026, Maret 10, 2026 WIB Last Updated 2026-03-10T05:19:34Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Deiyai – Aparat Kepolisian dari Polres Deiyai bersama Polsek Tigi mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di Kampung Okomo, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah, pada Senin (09/03/2026).


    Informasi kejadian tersebut pertama kali diterima oleh petugas piket Polres Deiyai sekitar pukul 17.50 WIT melalui pesan WhatsApp yang melaporkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan di wilayah tersebut.


    Menindaklanjuti laporan tersebut, tim piket Polres Deiyai yang dipimpin oleh IPDA Farid Irawan selaku Perwira Pengawas (Pawas) sekaligus KA SPKT bersama tujuh personel piket segera bergerak menuju lokasi kejadian.


    Sekitar pukul 18.00 WIT, saat personel tiba di lokasi, korban diketahui telah lebih dahulu dievakuasi oleh Kapolsek Tigi IPDA Paulus Hamokwarong bersama personel Polsek Tigi dan dibawa ke RSUD Waghete untuk mendapatkan penanganan medis. Selanjutnya tim piket Polres Deiyai langsung menuju RSUD Waghete untuk memastikan kondisi korban.


    Berdasarkan data yang dihimpun, identitas korban diketahui bernama Alexander Lintang (47), seorang pekerja swasta yang beralamat di Kampung Okomokebo, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai. Korban diketahui berasal dari suku Toraja dan beragama Kristen.


    Dari hasil pemeriksaan awal, korban dinyatakan meninggal dunia dengan sejumlah luka serius di bagian tubuh, di antaranya luka sobek pada dahi kanan atas, pipi kanan, leher atau tenggorokan, mulut bagian kiri, serta luka pada lengan kiri bagian atas. Selain itu, ibu jari dan jari telunjuk tangan kiri korban dilaporkan putus.


    Sekitar pukul 20.50 WIT, setelah selesai mendapatkan penanganan medis di RSUD Waghete, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Setelah itu, Perwira Pengawas bersama personel piket kembali ke Mapolres Deiyai.


    Berdasarkan informasi sementara di lapangan, saat petugas tiba di lokasi kejadian korban telah lebih dahulu dievakuasi. Selain itu, hingga saat ini belum terdapat saksi yang secara langsung melihat peristiwa tersebut.


    Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di lokasi yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana.


    Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian guna mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Politik

    +